🌫️ Pesugihan Gunung Haruman Garut
Gunungharuman salah satu Gunung yang menghiasi kabupaten garut dengan ketinggian 1300 MDPL , gunung haruman terletak di wilayah kecamatan kadungora garut ,tepat nya di Desa Haruman Sari, Kecamatan Kadungora , Kabupaten Garut Jawa Barat, dan berjarak sekitar 1 jam dari pusat kota garut, Kadungora sendiri berbatasan langsung dengan kabupaten Bandung ,karena merupakan daerah ter utara dari
Gunungyang memiliki ketinggian 1.251 mdpl ini berlokasi di antara Desa Ciaro Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung, Desa Ciherang Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung dan Desa Tanggulun Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut. Di gunung ini terdapat batu keramat yang sejak lama telah ada, masyarakat menamakannya batu jubleg, batu ampar atau lulumpang
GARUTFOKUSJabar.id: Tokoh muda Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Dadan Gunawan mengatakan, Gunung Haruman berpotensi menjadi pusat olahraga terbang bebas menggunakan sayap kain (Paralayang) dan Layang Gantung (Gantole) di Indonesia. Bagaimana tidak, Gunung Haruman yang terletak di Desa Harumansari, Kecamatan Kadungora ditunjang dengan berbagai aspek. Terutama iklim dan alamnya
TRIBUNJABARID, GARUT - Kabar seorang pendaki hilang di Gunung Haruman, Kabupaten Garut, sempat membuat kaget warga. Pendaki tersebut hilang di Gunung Haruma Kabupaten Garut pada Jumat (29/1/2022). Pendaki yang hilang bernama Muhammad Kamaludin (26), warga Kampung Andir Cibogo, Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut .
Garut- . Muhammad Kamaludin (26) hilang saat mendaki di Gunung Haruman, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kamal sempat mengabari orang tuanya sebelum hilang kontak.
. GARUT - Seorang pendaki dilaporkan hilang di Gunung Haruman Kabupaten Garut, Jumat 29/1/2022. Kantor SAR Bandung menginformasikan pendaki yang hilang itu bernama Muhammad Kamaludin 26 warga Kampung Andir Cibogo, Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut. Pendaki sempat berkomunikasi dengan orangtuanya melalui pesan singkat bahwa dirinya tersesat di Gunung Haruman dan membutuhkan bantuan. Namun selang beberapa saat komunikasi antara pihak keluarga dan pendaki kemudian terputus. Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah menyebutkan, Kantor SAR Bandung menerima laporan dari potensi SAR terkait adanya satu orang yang hilang di Gunung Haruman pada Sabtu 29/1/2022 sekira pukul WIB. Baca juga Kronologi Pendaki Ilegal Sempat Hilang di Gunung Ciremai, Ditemukan Dengan Kondisi Selamat Pihaknya saat ini sudah memberangkatkan satu tim rescue untuk mencari keberadaan pendaki yang hilang itu. "Setelah berkoordinasi dengan Polsek Cibiuk, satu tim rescue Kantor SAR Bandung telah diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian, " kata Deden Ridwansah kepada di Sumedang. Deden menuturkan, berdasarkan laporan yang diterima, survivor atau pendaki yang diketahui bernama Muhammad Kamaludin ini melakukan perjalanan sendiri dari kediamannya dengan membawa alat berkemah ke gunung tersebut pada Rabu 26/1/2022, lalu. Kemudian, kata Deden, pada jumat 28/1/2022, survivor menginformasikan kepada ibunya melalui pesan singkat WhatsApp bahwa dirinya sedang tersesat di Gunung Haruman dan tengah membutuhkan pertolongan. Baca juga 8 Pendaki Gunung Ciremai yang Hilang Akhirnya Selamat, Ternyata Pendaki Ilegal, Ini Kata Kepala TNGC "Usai mendapat kabar tersebut, survivor hilang kontak dengan keluarganya. Pihak keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan melakukan upaya pencarian, namun belum membuahkan hasil, " ucap Deden. "Satu tim rescue yang diberangkatkan ke lokasi kejadian dibekali 1 unit rescue double cabin, 1 set alat mountenering, 1 set peralatan alkom, 1 set peralatan medis dan APD personal, " ujar Deden. Gunung Haruman merupakan gunung yang berlokasi di Kecamatan Cibiuk dan Kecamatan Kadungora. Gunung yang memiliki ketinggian mdpl itu masih memiliki hutan yang lebat dan dijaga keasriannya oleh warga setempat. Ikon terkenal di gunung tersebut yaitu adanya makam Syeikh Jafar Sidiq yang berada di kaki Gunung Haruman. Kontributor - Kiki Andriana/Sidqi Al Ghifari
Kisah Pencarian Pesugihan Lewat Ritual Syahwat di Gunung Kemukus, Terungkap Begini Fakta Dibaliknya - Gunung Kemukus, sebuah bukit kecil barat di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah menyimpan banyak kisah unik hingga mitos kontroversial. Salah satunya kisah mencari pesugihan melalui ritual syahwat yang bukan pasangan sah atau suami-istri pada malam khusus. Bagi yang percaya dengan mitos ritual syahwat ini, mereka akan datang pada Kamis malam Jumat Pon ke Gunung Kemukus di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Juru Kunci Makam Pangeran Samudro, Hasto Pratomo mengatakan ritual syahwat hanyalah ulah dari mereka yang mencari keuntungan pribadi. "Ritual mesum itu hanya dimanfaatkan orang mencari keuntungan, yang benar di sini berziarah," ujarnya, Di Gunung Kemukus terdapat sebuah makam dari Pangeran Samudro, yang diyakini sebagai salah satu Putra Raja Majapahit. Pengunjung berziarah ke makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus, Sragen TRIBUNNEWS Kawasan wisata riligi itu dikenal sebagai tempat melakukan ritual pesugihan atau mencari kekayaan, sekaligus mencari jodoh. Pada rangkaian ritual, pengunjung selain berziarah ke makam Pangeran Samudro di puncak gunung, juga melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis yang tidak ada ikatan pernikahan. Saat Tribun berkunjung ke Gunung Kemukus, ada seorang warga, Yuli bukan nama asli yang langsung menawarkan wanita muda untuk melakukan ziarah ke makam Pangeran Samudro."Datang sendiri ke sini? Sudah ada pasangan atau belum? Kalau tidak ada, bisa saya carikan untuk mendampingi ziarah ke makam," kata Yuli kepada Tribun yang baru tiba di tempat tersebut, Rabu 10/12/2019. Menurut Yuli, wanita muda yang ditawarkannya itu, tidak hanya menemani selama ziarah ke makam Pangeran Samudro, tapi juga bisa menjadi pendamping hidup istri jika menjalani ritual seks. "Adik ini bisa saja jadi jodoh. Tapi harus mengikuti ritual dulu. Jika sudah mengikuti rangkaian ritual di sini, maka adik ini menjadi pendamping hidup," katanya. Selain makam Pangeran Samudro di Gunung Kemukus terdapat juga sumber mata air bernama Sendang Ontrowulan. Dua tempat inilah yang menjadi tempat ritual sampai menimbulkan mitos ritual seks. Ritual seks bersama orang asing yang ditemui di Gunung Kemukus terjadi lantaran adanya persepsi keliru namun telah terlanjur diyakini.
Selain terkenal dengan keindahan alamnya yang membentang, sejak dulu Kota Garut tidak pernah lepas dari sejarah asal muasal wilayahnya yang tak pernah luput dari ingatan. Seperti halnya Gunung Haruman yang terletak di Desa Harumansari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten sejarahnya, Gunung Haruman adalah gunung yang awalnya berasal dari nama sebuah tempat yang bernama Ciharuman. Konon, tempat tersebut merupakan pusat penyebaran Islam di Garut, yang dipimpin oleh seorang wali bernama Embah Wali Jafar Sidiq. Bagi para wisatawan, nama Gunung Haruman mungkin tak seperti Gunung Papandayan, Cikuray, dan Guntur yang banyak dikenal. Namun siapa sangka, Gunung ini ternyata menyimpan banyak hal menarik yang tak banyak pula diketahui. Salah satunya adalah batu keramat yang menyerupai kuda. Menurut masyarakat setempat, Batu Kuda yang terdapat di puncak Gunung Haruman tersebut, diyakini sebagai jelemaan kuda yang menjadi kendaraan Prabu Kiansantang saat berdakwah. Selain itu, batu tersebut juga diyakini mampu mengabulkan segala cita-cita orang yang menyentuhnya. Namun sayangnya, kini kondisi batu tersebut sudah hancur tertimbun galian fakta menarik lainnya dari Gunung Haruman adalah tersimpannya harta karun yang oleh masyarakat diyakini sebagai peninggalan dari Peristiwa DI/TII. Dahulu, masyarakat dan anggota militer mengepung pasukan DI/TII di Gunung Haruman, karena terdesak, para prajurit tersebut terpaksa mengubur hartanya yang berupa bongkahan emas dan senjata. Selain itu, terdapat tiga makam keramat di gunung ini, yakni makam Syekh Maulana Maliq Ibrahim, Syekh Jafar Assidiq, dan makam Nyai Fatimah. Mereka adalah tokoh-tokoh penting dalam penyebaran agam Islam di tanah Pasundan, khususnya daerah Garut. Hingga saat ini, banyak masyarakat yang sengaja berziarah ke makam- makam yang terdapat di Gunung Haruman. Gunung Haruman juga kerap kali dijadikan sebagai destinasi wisata paralayang oleh para pegiat alam bebas, karena keindahan alamnya yang memikat hati dan memanjakan mata.
pesugihan gunung haruman garut